6 Senjata Tradisional Jawa Timur Dilengkap Gambar dan Keterangan

Posted on

Negara Indonesia terkenal dengan beragam kekayaan alam dan memiliki kebudayaan yang amat banyak hingga tak terhitung jumlahnya. Indonesia memiliki kebudayaan yang beragam dari setiap provinsi dengan ciri khas dan keunikan masing-masing.  Indonesia memiliki berjuta keindahan dari sisi tradisi yang harus Anda ketahui, contohnya: tarian adat, baju adat, tradisi khas setiap daeah, senjata tadisional, upacara adat. Contoh sederhana lainya yaitu senjata tradisional jawa timur dengan jawa barat atau jawa tengah saja sudah berbeda.

Indonesia memiliki 35 provinsi artinya sangat banyak informasi mengenai tradisi  yang harus Anda ketahui. Karena banyaknya provinsi tersebut artikel ini akan mempersempit bahasan yang akan dibahas yaitu senjata tradisional yang berasal dari  Jawa Timur. Kekayaan alam dan tradisi yang Indonesia miliki sangat beragam, contohnya: senjata tradisional, pakaian adat, rumah adat, upacara adat dan lain-lain. Berikut ini senjata  tradisonal Jawa Timur  yang harus Anda ketahui:

Senjata Tradisional Jawa Timur dan Penjelasannya

1. Senjata Tradisional Jawa Timur “Clurit”

gambar senjata tradisional jawa timur

Clurit adalah senjata khas Suku Madura yang cukup populer di masyarakat. Suku Madura meyakini clurit mempunyai sejarah dan tradisi yang sangat kuat dan tidak bisa dipisahkan dari Suku Madura. Bentuk clurit adalah memiliki bilah yang melengkung dilengkapi dengan mata pisau pada bagian dalam dan runcing pada bagian ujungnya, ukuran pegangan tangan clurit berkisar antara 20 cm.

Anda memiliki hobi berkebun? Jika iya Anda pasti tidak asing dengan sabit. Sabit adalah alat sederhana untuk meringankan pekerjaan Anda dalam hal memotong rumput. Clurit hampir sama dengan sabit, bedanya clurit digunakan sebagai senjata pada saat Indonesia berperang melawan penjajah sementara sabit adalah alat yang Anda gunakan untuk meringankan kegiatan sehari-hari.

Clurit adalah salah satu senjata tradisional Jawa Timur  yang tidak bisa dipisahkan dari, pejuang kemerdekaan  Indonesia yang  berasal dari Jawa Timur, pada saat itu para pejuang kemerdekaan selalu membawa clurit sebagai alat perang untuk melawan penjajah. Selain itu senjata tradisional jawa timur clurit bisa di bilang sebagai Senjata Trandisional Indonesia yang paling populer dan sekarang digunakan di kehidupan sehari-sehari.

2. Senjata Tradisional Jawa Timur “Keris”

Keris, Anda pasti sudah tidak asing dengan nama senjata tradisional yang satu ini. Keris ini salah satu senjata trdisonal Jawa Timur yang berasal dari Sumenep Madura dan   hingga saat ini masih memiliki banyak peminat sehingga dijadikan koleksi oleh kolektor,.keris mulai dikenal oleh masyarakat Jawa Timur pada saat Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Pajajaran  keris tergolong senjata tikam yang runcing pada bagian atas dilengkapi dengan mata pisau pada setiap sisi.

Paada zaman penjajahan keris digunakan oleh pejuang kemerdekaan Indonesia untuk membela diri dari modernnya alat perang yang penjajah gunakan saat itu dan melakukan perburuan untuk melanjutkan hidup karena sulitnya hidup di masa penjajahan. Di masa sekarang ini keris beralih fungsi menjadi barang antik dengan beragam nilai budaya yan sangat kaya sehingga memiliki  kolektor yang rela mengeluarkan dana untuk menjadikan keris sebagai koleksinya,

Jika Anda berasal dari Jawa Tengah atau Jawa Timur pasti Anda tidak asing melihat keris di berbagai acara pernikahan adat jawa. keris digunakan sebagai aksesoris pernikahan adat jawa yang kental akan nilai tradisi dan menyimpan makna yang dalam. Orang tua biasanya menyarankan putra-putri jawa menikah memakai sistem adat dengan tujuan mengingat tanah kelahiran dan meneruskan adat istiadat.

3. Senjata Tradisional Jawa Timur “Buding”

Anda masih asing dengan senjata tradisional provinsi jawa timur yang satu ini? Memang masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang buding. Perlu Anda ketahui buding ini bentuknya hampir sama dengan pisau hanya saja panjangnya lebih dari panjang dari pisau dan memiliki sarung penutup untuk menutupi mata pisaunya.

Buding adalah senjata khas Suku Osing yang berasal dari Kota Banyuwangi. Suku Osing memakai buding ini sebagai alat perang melawan penjajah pada masa penjajahan untuk membela diri dan membantu pekerjaan sehari-hari seperti berburu karena fungsi senjata Buding hampir sama dengan perang.

4. Senjata Tradisional Jawa Timur “Bionet”

Sama seperti bidung belum banyak masyarakat yang mengetahui bionet. Bionet adalah salah satu senjata tradisional yang cukup banyak dipakai pejuang untuk merebut kemerdekaan Indonesia saat masa penjajahan berlangsung. Bentuk bionet sendiri lurus hampir sama dengan pedang, kekurangan bionet adalah tidak terlalu tajam akan tetapi memiliki ujung yang lebih runcing jika dibandingkan dengan senjata tradisional Jawa Timur yang lain.

5. Senjata Tradisional Jawa Timur “Caluk”

Bentuk senjata caluk ini panjang dan dapat dikatakan sebagai perpaduan dari golok dan kapak. Caluk juga memiliki perbedaan dengan golok dan kapak, perbedaannya caluk memiliki lengkungan yang lebih lengkung dibanding golok dan terdapat kapak pada bagian tengah, caluk umumnya memiliki panjang sekitar 1 meter.

Caluk juga sulit didapatkan karena cirinya yang khas dan unik sehingga keberadaanya sangat langka. Anda dapat menemukan caluk di pulau jawa karena sudah sedikit yang menjual senjata tradisional ini. Caluk dahulu dipakai sebagai alat bela diri dan alat bantu untuk meringankan pekerjaan sehari-hari.

Karena ciri khas caluk yang merupakan perpaduan golok dan kapak maka banyak kolektor yang mencari senjata tradisional jawa timur yang keberadaannya sangat langka dan jarang dimiliki masyarakat. Kolektor rela mengeluarkan dana tertentu untuk memiliki senjata caluk ini.

6. Senjata Tradisional Jawa Timur “Kudi”

Kudi ini adalah senjata tradisional khas Kota Banyumas, Jawa Timur. Masyarakat Banyumas tidak hanya memakai kudi untuk senjata guna membela diri dari penjajah saja, melainkan untuk kegiatan sehari-hari, contohnya: mencari kayu, membuat meja, kursi, tempat tidur, lemari dan pekerjaan lainnya

Bentuk kudi ini panjang dan memiliki ujung yang tajam dan runcing serta benjolan pada bagian tengah, benjolan tersebut menjadi pembeda senjata tradisional jawa timur  dengan senjata lainnya, umumnya kudi berukuran panjag 35 cm dan lebar 10 cm.

Diatas terdapat enam senjata tradisional  beserta sedikit penjelasan yang dapat membantu Anda mengetahui informasi mengenai senjata tradisional khas Indonesia yang berasal dari provinsi Jawa Timur, tidak ada salahnya Anda mempelajari senjata tradisional khas Indonesia yang berasal dari provinsi lainnya.

Anda dapat mempelajari tentang keelokan dan kekayaan alam Indonesia dari buku-buku yang berisi tentang semangat generasi muda memperjuangkan hak keemerdekaan bangsanya agar lepas dari belenggu penjajahan pada masanya, sekarang ini banyak penjual menjual buku mengenai perjuangan pahlawan Indonesia yang dapat Anda gunakan sebagai media belajar, berkembang menjadi pribadi yang lebih baik dan berpotensi menjadi manusia sukses di masa depan.

Sebagai generasi muda, ada baiknya Anda mengenal senjata tradisional adat jawa timur, mempelajari, menyampaikan, mengulik, menyukai, merasakan hal-hal tentang keindahan alam Indonesia yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, mulai dari makanan dan minuman khas daerah tertentu yang hanya dapat Anda temukan di tempat asalnya, upacara adat masyarakat yang berbeda antar suku dengan suku lainnya, pakaian daerah yang memiliki pernak-pernik dan hiasan tersendiri yang memiliki banyak makna dalam kehidupan bermasyarakat.

Kekayaan alam dari sisi tradisi tidak boleh hilang dan lenyap tergerus oleh zaman dan kecanggihan elektronik yang terus berkembang dari waktu ke waktu, semoga dengan penjelasan senjata tradisional jawa timur anda dan kita semua dapat melestarikan dan menjaga keberadaan senjata tradisional daerah jawa timur. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *