Ini Perbedaan Rapid Test dan Swab Test Covid-19

Posted on

Rapid Test dan Swab Test merupakan tes yang penting dilakukan untuk mengetahui seseorang terjangkit virus corona atau tidak. Meskipun keduanya memiliki fungsi yang sama, ternyata keduanya ini memiliki perbedaan dari berbagai segi. Sudah banyak yang melakukan tes ini sesuai penanganan.

Rapid TestBanyak masyarakat mungkin tidak sadar akan bedanya cara cek virus corona, ada yang disebut dengan rapid test, dan ada yang disebut dengan swab test. Apa saja perbedaan Rapid Test dan Swab Test Covid-19? Simak ulasan berikut ini.

Rapid Test

Tujuan rapid test adalah berfungsi untuk mendata orang-orang yang memerlukan penanganan lebih lanjut. perbedaan Rapid Test dan Swab Test Covid-19 juga dapat dilihat dari segi waktu keluar hasil tes. Metode ini diyakini lebih praktis dan cepat sebab hanya memerlukan waktu sekitar 10-15 menit untuk memperoleh hasilnya.

Sampel yang digunakan ialah darah yang berasal dari ujung jari pasien. Di dalam tubuh, ada antibody IgG dan Igm. Ketika tubuh terinfeksi oleh virus, maka jumlah IgG dan Igm pada sampel darah akan meningkat. Jika sampel darah menyatakan penambahan kadar IgG dan Igm, maka dia dapat dinyatakan telah terinfeksi oleh virus Corona.

Apabila membuktikan hasil negatif, maka rapid test dapat diulang kembali dalam kurun waktu 7-10 hari. Jadi, dianjurkan untuk mengisolasi diri selama 14 hari walaupun tidak mengalami gejala apa pun atau merasa sehat.

Meski demikian, hasil pemeriksaan rapid test dinilai tidak cukup akurat untuk membuktikan bahwa seorang pasien sudah positif covid-19. Pasien yang sudah dinyatakan terjangkit Corona oleh rapid test, wajib melakukan pemeriksaan lebih dalam lagi yakni swab test.

Wajib digaris bawahi bahwa rapid test bukan test untuk melihat adanya virus Corona dalam tubuh seseorang, tapi mendeteksi sejauh mana antibody pada tubuh seseorang dapat melawan Covid-19.

Swab Test atau PCR

Perbedaan rapid test dan swab test Covid-19 juga dapat dilihat dari segi teknik pemeriksaan yang dipakai. Swab test diperiksa melewati teknik PCR atau Polymerace Swab Reaction. Di antara swab test dan PCR merupakan sebuah satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan. Swab test dijalankan untuk pengambilan sampel, sementara PCR dijalankan untuk mendiagnosis pasien.

Perbedaannya dengan rapid test, dapat dilihat dari langkah ini, swab test lebih rumit dan hanya dapat dilakukan di laboratorium. Dalam pemeriksaan swab, diperlukan sampel lendir yang diperoleh dari hidung atau tenggorokan. Pemeriksaan ini memberikan hasil yang lebih akurat/teruji untuk menunjukkan seorang pasien positif terjangkit Covid-19. Karena, virus Corona menempel di dalam sistem pernapasan.

Pasien akan diminta tenaga medis untuk duduk di kursi. Kemudian, pasien akan dimasuki sebuah alat yang mirip cotton bud, tapi lebih panjang. Alat ini dimasukkan sampai mentok ke dalam hidung dan menyapu daerah itu agar lendir dapat terserap. Setelahnya, alat itu disimpan ke dalam tabung yang tertutup. Kemudian, akan dikirimkan ke laboratorium untuk melakukan PCR. Apabila tidak dapat melalui hidung, pengambilan sampel akan dijalankan melalui tenggorokan.

PCR merupakan teknik untuk menyesuaikan DNA atau RNA yang ada pada sampel dengan DNA atau RNA virus Corona. Apabila hasilnya cocok, maka pasien itu akan dikatakan positif terserang covid-19. Apabila tidak cocok, hasilnya akan negatif covid-19. Pemeriksaan PCR memerlukan waktu beberapa jam sampai berhari-hari untuk memperoleh hasil.

Walau demikian, hasil dapat keluar lebih lama laboratorium penuh dan sampel yang akan diperiksa harus mengantri. Saat menunggu hasil PCR keluar, dianjurkan pula untuk mengisolasi diri sendiri minimal selama 14 hari. Ketika masa isolasi diri, diharuskan untuk jaga jarak 1 meter dengan orang lain dan selalu pakai masker setiap kali keluar rumah.

Di Halodoc, pasien dapat melakukan rapid test secara praktis dan aman. Selain itu, pasien juga bisa menemukan berbagai artikel pengetahuan kesehatan tentang virus covid-19, berkonsultasi dengan dokter ahli, membeli obat, cari dokter, dan lainnya. Jadi, pasien bisa menikmati fasilitas Halodoc kapan saja dan dimanapun lokasinya. Makanya, jangan ragu lagi untuk berkonsultasi di Halodoc agar kesehatan tubuh tetap terjaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *