Pemanasan Global: Pengertian, Penyebab, Dampak, Cara Mengatasi dan Proses Terjadinya

Posted on

Apakah kamu pernah mendengar istilah pemanasan global, atau dalam istilah lain biasa disebut sebagai global warming?  Sebagian besar dari kita pasti sudah pernah setidaknya sekali mendengar. Apalagi kita hidup di era yang suhu bumi sudah mulai memnujukkan peningkatan drastis.

Meningkatnya suhu bumi punya dampak untuk kehidupan manusia. Beberapa di antaranya sudah kita rasakan beberapa tahun terakhir, contohnya sulit untuk memprediksi cuaca ata musim. Sementara sisanya akan mulai terasa di masa depan. Nah, di sinilah kamu bisa membaca lebih lanjut tentang global warming.

Definisi Pemanasan Global

Pengertian Pemanasan Global adalah sebuah peristiwa ketika temperatur atau suhu di permukaan bumi sedang mengalami kenaikan akibat peningkatan emisi (keluaran) gas rumah  kaca, misalnya dinitro-oksida, karbon dioksida, metana, perfluorokarbon, sulfur heksaflorida , dan hidrofluorokarbon di lapisan bumi.

Kenaikan suhu diprediksi bisa mencapai 0.3-0.8 °C periode 20 abad terakhir, apalagi untuk 100 tahun mendatang, bisa dibayangkan bagaimana kenaikannya? Adanya kenaikan suhu dapat mengubah iklim yang menyebabkan adanya perubahan pada pola cuaca (hujan/kemarau), angin, badai, bahkan bisa menyebabkan bencana alam terjadi.

Pemanasan global ini memang isu lingkungan yang cukup menyita perhatian masyarakat dunia. Karena pemanasan ini ada kaitannya dengan peningkatan temperatur rata-rata di permukaan bumi. Peningkatan suhu ini dihasilkan dari radiasi matahari yang menuju lapisan bumi (atmosfer). Nantinya, sebagian besar sinar matahari ini akan menjadi bentuk lain berupa energi panas (sinar   infra merah).

Sinar ini nanti juga akan diserap permukaan dan udara bumi. Sementara bagian yang lain dipantulkan balik ke lapisan bumi (atmosfer) yang ditangkap gas  rumah kaca (utamanya metana, karbondioksida, serta nitrogen dioksida). Salah satu penyebab terbesar keberadaan gas tersebut, yaitu aktivitas atau kegiatan manusia. Selengkapnya, bisa disimak melalui penjelasan di bawah ini.

Penyebab dari Pemanasan Global

Penyebab dari Pemanasan Global seperti yang disebutkan sebelumnya, kontribusi terbesar dari pemanasan global itu adalah aktivitas manusia. Disebutkan oleh banyak ahli, bahwa pemanasan global itu bisa terjadi akibat gas rumah kaca yang terus mengalami peningkatan. Selain itu, ada beberapa penyebab lainnya yang bisa disimak berikut ini.

1. Peningkatan Gas Rumah  Kaca

Gas yang memiliki sifat merangkap panas dan mengakibatkan terpantunya panas ke permukaan bumi jadi tidak bisa diteruskan menuju luar angkasa. Gas yang punya pengaruh terbesar adalah CO2 (karbondioksida). Meningkatnya gas ini disebabkan pembakaran dari minyak bumi, gas alam, serta bahan bakar untuk batu bara.

2. Efek Rumah  Kaca

Proses atmosfer dengan tujuan menghangakan planet dikenal dengan sebutan efek rumah kaca. Meski memiliki manfaat untuk kelangsungan hidup manusia, tapi jika jumlahnya berlebihan juga pasti akan menimbulkan bahaya untuk kehidupan di bumi. Karena salah satu efek dari rumah kaca adalah perubahan cuaca dan iklim yang ekstrem.

3. Tidak Terkontrolnya Penggunaan CFC

Cloro Flour Carbon atau CFC adalah salah satu dari bahan kimia yang dicampur untuk menjadi material guna memproduksi peralatan, khususnya untuk perabotan rumah tangga. CFC juga ada di alat pendingin (AC serta kulkas).

4. Berlebihan ketika Membakar Sampah

Membakar sampah dengan jumlah besar dan berlebihan juga bisa berkontribusi dengan terjadinya global warming. Adapun gas yang dihasilkan dari pembakaran sampah adalah metana dengan fungsinya merangkap panas di atmosfer bumi.

5. Meningkatnya Jumlah Kendaraan

Kalau jumlah kendaraan meningkat, otomatis hasilnya akan ada banyak asap yang menghasilkan karbondioksida. Jelas ini juga menjadi penyumbang global warming. 

6. Energi Listrik yang Boros

Listrik itu kebutuhan dasar manusia untuk beraktivitas. Sementara untuk membangkitkan dayanya, membutuhkan minyak bumi dan batu bara. Proses pembakaran kedua material tersebut akan menghasilkan gas karbondioksida. Ini adalah salah satu isu lingkungan yang krusial dan sedang dihadapi oleh Indonesia, lain halnya dengan berbagai negara maju yang sudah memanfaatkan radiasi matahari, air, hingga angin.

7. Polusi Kendaraan akibat BBM

Kendaraan yang kita gunakan sehari-hari pasti menggunakan bahan bakar. Dan sayangnya, bahan bakar itu justru menghasilkan gas karbondioksida atau CO2.

8. Hutan yang Gundul

Fungsi utama hutan adalah membantu proses penyerapan CO2 oleh pohon, dan menghasilkan oksigen. Coba bayangkan jika semakin banyak hutan yang gundul akibat penebangan liar? tentu jumlah karbondioksida akan lebih meningkat lagi.

Dampak dari Pemanasan Global

Jika membaca penjelasan yang ada di atas, tentu kamu sudah tahu banyak hal yang bisa menjadi penyebab pemanasan global. Lalu jika sudah terjadi, apa saja dampak yang akan kita rasakan?

  • Mencairnya gunung es akibat peningkatan suhu bumi
  • Cepat menguapnya air tanah, sehingga bisa membuat tanah tandus dan kering
  • Badai jadi sering terjadi, serta meningkatnya curah hujan
  • Tiupan angin makin kencang dengan polanya yang beda, bahkan juga bisa menjadi titik awal terjadinya angin puting  beliung
  • Sulitnya memprediksi cuaca, dan bisa jadi mengakibatkan cuaca ekstrem
  • Terjadinya kekeringan berkepanjangan
  • Resiko gagal panen
  • Perubahan iklim bisa membuat hama pangan meningkat
  • Populasi tumbuhan dan hewan makin turun serta terancam punah karena rusaknya ekosistem
  • Semakin tinggi jumlah kasus orang meninggal karena cuaca ekstrem, misal stres, stroke, serta dehidrasi

Proses Terjadinya Global Warming

Nah, proses terjadinya global worming itu dimulai dari masuknya sinar matahari ke atmosfer, idealnya, sinar tersebut harus melwati proses lapisan dari gas rumah kaca. Kemudian ketika sudah mencapai di seluruh atau semua permukaan bumi, ekosistem di bumi akan menyerapnya.

Sementara sisanya akan dipantulkan balik ke atmosfer, dan sebagian yang lain dikembalikan menuju luar angkasa. Tapi itu belum semua, karena masih ada yang tersisa dan terjebak oleh  gas rumah kaca di lapisan atmosfer kemudian dikembalikanlah lagi menuju permukaan bumi.

Peristiwa di atas disebut dengan efek rumah kaca. Akibatnya bisa membuat bongkahan es yang ada di kutub jadi mencair. Kalau dibiarkan terus-terusan, permukaan air laut jadi semakin naik dan membuat pulai kecil jadi tenggelam.

Cara Mengatasi Pemanasan Global

Harus dimulai dari kita, untuk sadar dan bergerak mengatasi isu berat ini, pemanasan global. Karena jika kita abai, bumi akan semakin rusak untuk generasi mendatang. Jadi, apa yang bisa kita lakukan?

  • Mulai hemat listik, dimulai dari langkah sederhana yang dekat dengan aktivitas sehari-hari. Jangan boros dengan pemakaian listrik, gunakan secukupnya. Karena bahan yang digunakan untuk meningkatkan daya listrik adalah batu bara dan minyak, tidak baik seperti yang dijelaskan sebelumnya.
  • Jangan menebang hutan  sembarangan, nah ini penting loh. Kalau bukan untuk sesuatu yang bersifat urgensi, hindari penebangan hutan. Justru lakukan reboisasi atau menanam pohon untuk menyeimbangkan jumlah atau kadar gas karbondioksida yang ada di atmosfer.
  • Gunakanlah energi alternatif, untuk meminimalisir berbagai hal yang dapat jadi penyebab terjadinya pemanasan global, kita bisa memulai dengan memanfaatkan energi alternatif. Contohnya untuk membangkitkan tenaga listrik bisa dicoba memakai sinar matahari, angin, air, dan panas bumi.
  • Biasakan Recycle, Reduce, & Reuse,  kalau kamu sudah menyadari pentingnya pengolahan sampah lalu mulai menerapkannya dengan upaya daur ulang, selamat karena kamu sudah selangkah lebih maju untuk menjaga kelestarian bumi.
  • Kurangin penggunaan dari kendaraan yang memakai fosil sebagai bahan bakar, karena kendaraan jenis ini bisa menghasilkan CO2. Sudah tahu sendiri kan gimana hasilnya jika CO2 meningkat?
  • Jangan menggunakan alat yang bisa menghasilkan  gas CFC, AC dan kulkas itu menghasilkan gas CFC yang menyumbang sekitar 20% terjadinya  efek rumah kaca.

Nah, sedikit informasi yang admin sajikan ini semoga bermanfaat dan bisa diambil hikmahnya agar kita semakin bijak dengan tindakan kita untuk melindungi bumi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *