Pengertian Atmosfer dan Struktur Lapisan Atmosfer Lengkap Dengan Gambar

Posted on

Bumi ini, tempat kita tinggal punya banyak lapisan yang menyelimuti, atau kamu mungkin sering mendengar dengan istilah atmosfer. Tapi, tidak semua orang mengetahui fakta tersebut. Jika kamu salah satunya, maukah kamu belajar bersama admin dengan cara membaca tulisan ini? Tentang apa itu atmosfer, fungsi dan kegunaannya, dan seluk beluk lainnya. Sudah siap? Yuk kita mulai.

Apa Itu Atmosfer?

Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti bumi hingga ketinggian ratusan km (560) disebut dengan atmosfer. Salah satu bagian atau komponen penting untuk keberlangsungan makhluk hidup di bumi. Atmosfer bumi punya kandungan utama yang tersusun dari campuran beragam gas, di antaranya argon sebanyak 0.9%, oksigen 20.97%, nitrogen 78.17%, dan sisanya berupa gas lain.

Secara umum, lapisan udara atmosfer ini berfungsi melindungi kehidupan yang ada di bumi dari sinar radiasi dan ultra violet. Atau kamu bisa menyebutnya sebagai penyerap yang membuat kemungkinan terjadinya suhu ekstrem di bumi berkurang. Atmosfer ini punya banyak susunan, masing-masing penjelasannya bisa kamu simak di bawah ini.

7 Lapisan Atmosfer dan Fungsinya

Armosfer tersusun dengan 7 lapisan yang saling berurutan dan setiap lapisan tersebut meiliki fungsinya masing-masing. Dengan 7 lapisan tersebut, lapisan atmosfer terbagi dengan dua kelompok yaitu Lapisan atmosfer berdasarkan temperaturnya dan Lapisan atmosfer berdasarkan jenis dan kondisi gas yang secara detail diulas dibawah ini.

Lapisan Atmosfer Berdasarkan Temperatur beserta penjelasannya

1. Lapisan Troposfer

Lapisan udara ini menempel langsung (lapisan terendah) di permukaan bumi. Dari atas khatulistiwa saja, ketinggiannya hanya sampai 19 km, sementara di atas kutub sampai 8 km. Semua peristiwa cuaca termasuk hembusan angin, perubahan suhu, kelembapan, hujan, salju, kemarau, ada di dalam troposfer. Sementara itu, karakteristik troposfer adalah:

  • Makin bertambah ketinggian, temperaturnya akan menurun. Jadi, ada pengurangan 0.60 temperatur udara setiap kenaikan 100 m
  • Gejala cuaca terjadi di sini, termasuk halilintar, pelangi, halo, hujan, angin, dll

Bagian puncak dari troposfer punya temperature hingga -600 derajat celcius dan berbatasan langsung dengan tropopause (lapisan yang membatasi troposfer dengan stratosfer).

2. Lapisan Stratosfer

Letaknya sampai 50 km tepat di atas lapisan tropopause. Angin bisa berhembus dengan kencang dan punya pola aliran spesifik di lapisan ini. Ini adalah lapisan tempat pesawat mengudara. Lapisan ini mengandung ozon, sebutan untuk lapisan (gas) yang tersusun dari beragam unsur kimia yang bersifat racun untuk makhluk hidup.

Sinar ultraviolet akan disaring serta diserap dalam lapisan ini karena ada ozon di dalamnya. Penyaringannya bisa mencapai 90%, sehingga sinar yang sampai ke bumi tidak akan berlebihan dan membahayakan. Terdiri dari 2 lapisan, begitulah lapisan stratosfer ini diklasifikasikan.

  • Lapisan isothermal, iso artinya sama, term artinya panas. Jadi kalau digabung berarti temperature udara yang tetap kurang lebih -600 dengan ketinggian sekitar 11-20 km
  • Lapisan invesi yang letaknya di ketinggian 20-50 km. Semakin ke atas, aka nada peningkatan temperature. Dan puncaknya di titik 50 km, temperaturnya -50 derajat celcius alias masih beku. Temperatur naik disebabkan oleh gas ozon. Pembatas lapisan ini adalah stratoupase.

3. Lapisan Mesosfer

Semakin ke atas akan semakin rendah temperatur udaranya, begitulah mesosfer yang terletak di ketinggian antara 50-85 km. Temperatur udaranya akan turun sampai 2.5-30 deerajat celcius untuk tiap kenaikan atas 1000 km. Sementara untuk bagian atas, bisa mencapai -900 derajat celcius. Pembatas puncak lapisan ini adalah mesopause.

Fungsi lapisan Mesosfer adalah mengikis setiap benda langit yang akan masuk ke bumi seperti debu angkasa, meteor, komet, dll. Proses pengikisannya terjadi sedikit demi sedikit, kemudian terbakar akibat gesekan yang terjadi dengan kandungan udara lapisan ini. Jadi, bisa disebut jika ini adalah lapisan benteng peratahanan pertama bumi dari bahaya benda luar angkasa.

4. Lapisan Termosfer

Letaknya di ketinggian 85-500 km, biasa disebut dengan nama hot layer atau lapisan panas, inilah termosfer. Sebuah lapisan yang biasanya terjadi transisi kenaikan suhu atau temperature tinggi sekali, bahkan mencapai 90-5000 derajat celcius.

Tingginya temperature termosfer bisa jadi disebabkan oleh penyerapan molekul oksigen terhadap radiasi sinar matahari. Radiasi tersebut akhirnya mengakibatkan terjadinya reaksi kimia dan membentuk sebuah lapisan dengan muatan listrik. Sebelum ilmuwan mengenal satelit, gelombang radio akan dipancarkan menggunakan lapisan ini.

5. Lapisan Eksosfer

Letaknya terluar, eksosfer ada di ketinggian di atas 500 km. Di sini, molekul udara akan bergerak dengan sangat cepat dan gaya gravitasi planet bumi sudah berkurang, mengakibatkan jarangnya terjadi gesekan antara benda di udara. Jelas sekali di sini penggaruh dunia luar angkasa sudah mulai terasa.

Lapisan atmosfer berdasarkan jenis & kondisi gas

1. Lapisan Ozonosfer

Terletak di ketinggian antara 15-35 km, ozon ini ada di semua atmosfer sampaiĀ  bagian bawah. Hanya saja konsentrasinya banyak di stratosfer (15-35 km). Lapisan ini tidak stabil akibat sudah terurai oleh pengaruh radiasi, atau bisa disebut dengan proses pertumbukan atom oksigen.

Tapi lapisan ozon bisa saja mengalami kerusakan oleh berbagai hal, beberapa di antaranya seperti gas Chloro Floro Carbon (CFC) yang biasa digunakan untuk kulkas, AC, atau hairspray. Kerusakan ini memicu terbentuknya daerah yang minim bahkan tanpa O3, seolah sedang berlubang. Hasilnya, suhu udara di muka bumi akan meningkat (tambah panas) serta terjadinya gangguan iklim.

2. Lapisan Ionosfer

Terletak di ketinggian antara 60-600 km, lapisan ini mengandung molekul dan atom yang membentuk ion akibat kehilangan 1, 2, atau lebih elektron. Lapisan yang sangat bermanfaat untuk bidang komunikasi karena bisa memantulkan kembali berbagai gelombang radio.

  • Lapisan D (60-120 km) memantulkan kembali untuk gelombang AM menuju bumi
  • Lapisan E (120-180 km) memantulkan kembali untuk gelombang AM
  • Lapisan F (180-600 km) memantulkan kembali semua gelombang pendek

Kandungan dari Lapisan Atmosfer

Daftar lengkapnya bisa kamu baca melalui tabel yang sudah admin siapkan di bawah ini ya.

Jenis GasSimbolVolume %
OksigenO220.95
KarbondioksidaCO20.035
NitrogenN278.08
ArgonAr0.93
MethanCH40.00017
NeonNe0.0018
XenonXe0.000009
HidrogenH20.000005
HeliumHe0.00005
OzonO30.000004

Fungsi dan Kegunaan Lapisan Atmosfer

  1. Berperan di dalam proses distribusi air untuk banyak wilayah di bumi, biasa dikenal dengan istilah siklus hidrologi.
  2. Berperan sebagai benteng untuk bumi dari efek bahaya sinar ultravioler dan radiasi matahari, sementara di malam hari bisa mengatur suhu bumi supaya tetap stabil
  3. Berperan sebagai benteng yang melindungi dari benturan dengan benda luar angkasa.
  4. Berperan sebagai sumber utama oksigen dan karbondioksida untuk makhluk hidup
  5. Berperan sebagai pengatur untuk lalu lintas di satelit bumi (buatan maupun alami)
  6. Berperan sebagai perantara untuk gelombang suara
  7. Berperan untuk penyebaran (spora) tumbuhan
  8. Berperan sebagai salah satu pembangkit listrik
  9. Dan masih banyak lagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *