Pengertian Flora dan Fauna,Penyebaran, Upaya Pelestarian dan Contohnya

Posted on

Apakah kamu sudah familiar dengan nama flora dan fauna? Jika belum, dan kebetulan sedang ada tugas untuk mendefinisikannya, kabar baik nih karena artikel ini mungkin bisa menjawab pertanyaanmu. Secara sederhana Pengertian flora dan fauna adalah, flora dapat diartikan sebagai tanaman. Sementara fauna merupakan hewan.

Pengertian flora dan fauna secara umum adalah, flora merupakan segala macam tumbuhan yang hidup di bumi, begitu pula dengan fauna, segala macam hewan yang tinggal dan hidup di bumi. Ada banyak sekali jenis flora dan fauna, bahkan tidak ada penelitian yang bisa menyebutkan jumlahnya secara terperinci. Baik flora maupun fauna, bisa hidup di darat dan laut.

Di antara berbagai jenis flora, ada yang disebut dengan endemik. Sebutan untuk mewakili kelompok tumbuhan hidup di daerah tertentu seperti Sumatra, Jawa, Kalimantan, dll. Adanya perbedaan wilayah tempat hidupnya tumbuhan, flora endemik satu daerah biasanya berbeda dengan daerah lainnya. Hal ini bisa disebabkan tingkat kesuburan tanah, perbedaan iklim, dll.

Beberapa contoh flora endemik yang tumbuh di Jawa seperti bunga melati, sementara di Papua ada buah merah, dan Sumatra dengan raflesianya. Sama seperti flora, fauna juga punya kelompok berbeda sesuai wilayahnya. Contoh dari Papua seperti burung cendrawasih, Jawa dengan badak bercula satu, dan Sumatra dengan harimau khasnya. Khusus untuk fauna, ada tambahan nama geografis untuk jenis peralihan, yaitu hewan Australia dan Asia.

Semoga paragraf diatas ini bisa menjawab pertayaan seperti ini “sebutkan contoh flora dan fauna endemik indonesia” seadainya anda ditanya hal seperti itu.

Penyebaran Flora Fauna

Salah satu aspek yang memengaruhi penyebaran flora dan fauna adalah kondisi geografi. Banyak ahli zoologi mengemukakan pendapatnya, bahwa fauna yang ada di Indonesia bagian barat punya tipe mirip seperti fauna di wilayah Asia Tenggara (oriental). Sementara untuk kawasan timur, ada kemiripan dengan  fauna dari benua Australia.

Di Indonesia, ada 3 persebaran fauna di Indonesia, yang masing-masing penjelasannya bisa disimak melalui penjelasan di bawah ini.

Persebaran Fauna

  • Bagian barat, terdiri dari wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Bali yang dibatasi gari imajiner bernama Wallace (letakknya di antara Kalimantan dan Sulawesi, serta Bali dan Lombok). Contoh fauna yang hidup di kawasan barat seperti macan tutul atau leopard, burung jalak Bali, beruang madu, orang utan, harimau, gajah, banteng, badak jawa, wau-wau, dll.
  • Bagian peralihan, terdiri dari Maluku, Sulawesi, Sumbara, Lombok, dan Sumba yang dibatasi garis Lydekker yang letaknya tepat di sisi timur, sementara sisi barat ada garis Wallace. Contoh fauna yang hidup di kawasan ini adalah kuskus, soa-soa, kupu-kupu Sulawesi, komodo, anoa pegunungan, kakatua putih, dll.
  • Bagian timur, terdiri dari Papua dan pulau di sekitarnya yang dibatasi garis Lydekker. Contoh fauna yang hidup di kawasan timur seperti burung cendrawasih, walabi kecil, ular sanca hijau, kakatua raja, burung  kasuari gelambir (ganda), katsuri raja, dll

Persebaran Flora

  • Bagian barat, ciri khasnya punya jenis tumbuhan beragam, ada kawasan mangrove di sekitar daerah pantai. Hutan yang ada di sini juga masih hijau dan lebat.
  • Bagian timur, punya kemiripan seperti yang tumuh di Australia. Serta mudah tumbuh semak juga belukar. Contoh flora yang ada di daerah ini adalah Ficus  Famili Beringin
  • Bagian tengah, karakteristik hutannya seragam karena tumbuhannya hanya didominasi 1 jenis saja, biasanya berupa cemara, palma, atau pinus

Upaya Pelestarian Flora dan Fauna

Bumi ini makin tua, begitu pula dengan penghuninya yang berkurang dan perlahan punah. Tidak hanya disebabkan oleh faktor alam, tapi juga manusia dengan aktivitas berburunya, baik untuk kepentingan hidup sehari-hari (makanan) atau untuk pembuatan produk lain seperti perhiasan.

Tidak cukup sampai di situ saja, manusia juga banyak yang melakukan perusakan tempat tinggal atau ekosistem flora fauna untuk kepentingannya sendiri. Oleh sebab itu, kita seharusnya bisa melakukan beberapa upaya untuk melestarikan flora fauna yang dirusak oleh sesama manusia. Beberapa hal yang bisa dilakukan seperti:

  • Membangun cagar alam untuk melestarikan flora dan suaka margasatwa untuk fauna. Upaya ini harus melibatkan kerjasama antara pemerintah bersama masyarakat agar bisa terwujud dengan baik.
  • Melengkapi prasarana yang dipakai untuk pusat rehabilitasi dan penangkaran fauna terterntu. Seperti yang dilakukan di Tanjung Puting, Sumatra dengan pusat rehabilitasi orang utan, atau Kutai dengan hutannya, Wanariset Samboja.
  • Pembangunan harus dilakukan dengan memerhatikan alam, lihat bagaimana keseimbangannya dengan lingkungan. Atau dalam maksud lain, jangan sampai kita melakukan pembangunan dengan cara merusak lingkunan sehingga merugikan makhluk hidup lainnya (flora dan fauna).
  • Melestarikan hutan dengan beberapa cara seperti (1) menerapkan sistem tebang-pilih, (2) tidak melakukan penebangan hutan liar, dan mencegah upaya pencurian kayu, (3) reboisasi hujan, dan (4) melakukan perbaikan pada kondisi hutan.
  • Melestarikan fauna dengan cara (1) melindunginya dari upaya pembunuhan dan pemburuan liar, (2) mengawasi aksi perdangan liar fauna, dan (3) mengembalikan fauna ke tempatnya semula.
  • Melestarikan biota perairan dengan cara (1) tidak terlibat dalam perusakan wilayah perairan, (2) melindungi benih atau anak ikan dari penangkapan liar, dan (3) melarang proses penangakapan ikan menggunakan cara yang membahayakan seperti bahan peledak.

Bagaimana dengan penjelasan flora dan fauna yang sudah admin jabarkan di atas? Apakah sudah cukup jelas dan bisa membuat kita semakin sadar untuk melestarikan bumi dan seisinya? Semoga pesan artikel ini tidak berhenti di kamu, karena banyak orang yang harus diingatkan kembali untuk menjaga bumi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *