Struktur Sel Tumbuhan & Fungsinya Lengkap dengan Gambar Organel-organel Sel

Posted on

Apa sih pengertian sel tumbuhan dan fungsinya?

Sel adalah bagian paling kecil  yang menyambungkan, atau menyusun organ pada setiap mahluk hidup. Itulah yang disebut dengan sel. Jenis sel pada tumbuhan, hewan dan manusia berbeda-beda. Sel adalah kesatuan struktural kehidupan dalam mahluk hidup. Dengan begitu, fungsinya sudah jelas, kalau sel adalah menyambungkan antar organ untuk kehidupan mahluk.

Dalam artikel kali ini, akan diulas mengenai pengertian sel pada mahluk hidup dan jenis-jenisnya, serta fungsinya. Subulasan adalah:

  •  Inti sel
  •  Sitoplasma
  • organel sel
  • Membran sel

Pada akhir kajian, akan diulas juga mengenai perbedaan sel pada tumbuhan dan binatang.

Pengertian Sel Tumbuhan dan Fungsinya

Pengertian sel, tidak bisa didefinisikan pada 1 sisi saja. Sebab terdapat perbedaan pendapat mengenai pengertian ini di kalangan para ahli. Adapun perbedaan tersebut sebenarnya merujuk pada satu referensi. Dan inilah daftar perbedaaan atau kekayaan pendapat mengenai pengertian sel.

Mathias Scheilden dan Theoder Schwann:

Sel adalah kesaturan struktural kehidupan. Mathias adalah ahli anatomi tumbuhan sedangkan Theodor adalah ahli anatomi hewan.

Max Schultze dan Thomas Huxley:

Menurut keduanya, sel adalah kesaturan fungsional kehidupan. Sel adalah setiap aktivitas kehidupan micro di dalam mahluk hidup. Makanya, sel adalah struktur kehidupan dalam tubuh atau dalam diri mahluk hidup.

Rudolf Virchow:

Sel adalah kesatuan pertumbuhan. Namun pendapat yang ini kemudian berubah setelah ditemukan gen dalam inti sel, dan ia berpendapat sel adalah kesatuan heriditas pada mahluk hidup.

Walther Flemming, Eduard Strasburger:

Sel adalah kesatuan reproduksi mahluk hidup. Ini dilontarkan ketika mereka menemukan sel berkembang biak dengan cara membelah diri.

Nah, dari semua pendapat tersebut secara mudah pengertian sel adalah bagian terkecil dari mahluk hidup. Dengan kata lain, bagian kecil dari sebuah tumbuhan atau mahluk hidup. Itu jika dilihat dari semua kajian dan pendapat di atas.

Dengan begitu, dari semua penjelasan dan keragaman pendapat di kalangan para ahli soal pengertian sel, maka bisa diartikan atau diambil kesimpulan:

  1. Penyusun tumbuhan
  2. Penggerak aktivitas dalam tubuh
  3. Erat kaitan dengan prosos perkembangan
  4. Pembawa sifat genetik
  5. Repropduksi tumbuhan

Perlu diketahui, kalau tumbuhan memiliki banyak sel dan jenisnya. bagian-bagian sel pada tumbuhan harus diurai, agar lebih detail dalam memahami. Karena setiap sel memiliki bagian dan tugas masing-masing, makanya agar lebih jelas perlu untuk diterangkan. Nah, pada tumbuhan, akan diulas secara detail.

Struktur Sel Tumbuhan dan Fungsinya

Setelah bicara pengertian sel, dan sekarang saatnya untuk mengulas fungsinya. Secara umum sel tumbuhan memiliki 3 bagian:

  1. Sel inti
  2. Sitoplasma
  3. Membran Sel

Semua sel ini memiliki fungsi berbeda. Dan di bawah ini akan dijelaskan fungsi pada setiap bagian sel di atas.

A. Inti Sel Tumbuhan / Nukleus

Pertama adalah inti sel tumbuhan atau yang disebut dengan Nukleus. Inti sel adalah sel yang ada di dalam sel. Sel ini ada di dalam sel eukarriotik. Dan sel tumbuhan termasuk dalam kelompok ini. Di dalam inti sel ada banyak gen yang bentuknya adalah DNA, di dalamnya ada informasi gen yang bentuknya Polinukleotikda. Sehingga inti sel adalah intinya inti dari sebuah sel tumbuhan.

Nah, dalam inti sih ini, ada fungsi controlling aktivitas yang didasarkan pada informasi gen yang ada di dalam DNA. Nantinya informasi gen ini akan diwariskan pada keturunan selanjutnya. Makanya dari sini bisa diketahui kalau inti sel memang organ paling inti dan penting dalam inti sel.

Nah, pada inti sel tumbuhan, memiliki susunan. Susunan tersebut adalah: membran nukleus, nukleoplasma, kromosom, dan nukleolus.

1. Membran Nukleus atau Selaput Inti (Karioteka)

Membran Nukleus atau Selaput Inti (Karioteka) terdiri dari 2 selaput, yakni:

  • Luar
  • dalam

Luar kaitannya dengan Sitoplasma, terdapat bosom. Di tengahnya, antara dua selaput tersebut ada perinukleas. Membran ini juga memiliki pori, yang memungkinkan terjadi interaksi cairan di dalam nukleus.

Fungsi:

Pintu penghubung Nukleoplasma dan Sitoplasma, melalui pori yang memungkinkan Molekul RNA keluar.

 2. Nukleoplasma (Kariolimfa)

Cairan berwujud kental. Ada di Nukleus. Susunannya adalah Asam Nukleat dan Protein, mineral garam. Dia menjadi materi pembawa sifat genetik yang ada di Nukleoplasma. Perpaduan keduanya disebut Nukleoprotein.

Fungsi:

Suspensi organel sel di daam Nukleus. Juga mempertahankan bentuk Nukleus agar tetap menjadi transportasi zat yang dibutuhkan oleh Nukleus.

3. Kromatin dan Kromosom

Bentuknya butiran dan tersebar di Nukelas. Kadang dia terlihat sebagai benang kromosom. Biasanya digunakan menunjukkan kromatin yang berubah menjadi benang halus, saat terjadi pembelahan sel.

Fungsi: 

Pembawa informasi genetik. Dan pengendali aktivitas sel secara total. Kormatin tersusun dari DNA, RNA, Nukleoprotein. Ia akan mengalami penyalinan dan membentuk RNA sebelum dikeluarkan ke sitoplasma.

4. Nukleolus (Anak Inti)

Dia adalah anak inti organeal sel, yang ada di Nukleus. Ukurannya lebih besar dari Kromatin. Komposisi Nukleus terdiri dari benang halus DNA.

Fungsi:

Sebagai wadah berlangsungnya sintesis RNA, di dalam Nukleus informasi genetik diurai dan menghasilkan RNA, yang nantinya akan menjadi penyusun organeal ribosom dalam sitoplasma.

B. Sitoplasma

Berbentuk cairan kental, yang ada di rongga sel. Di dalamnya terdapat air sebesar 80%. Tidak berwarna, ada kandungan garam. Makanya bisa menjadi penghantar arus listik.

Fungsi:

Sebagai suspensi untuk partikel yang lebih kecil dan organ. Melarutkan zat makanan untuk organ pada aktivitas harian.

Sitosol

Cairan kental, terdiri dari 3 komponen; garam, air, senyawa organik. Sebagian besar adalah air dan isinya adalah sitokletonm senyawa organik dan non organik.

Organel-organel Sel

Ada banyak organ sel. Setiap masing-masing sel memiliki bentuk, karakter dan fungsi berbeda. Jumlahnya lebih banyak daripada di Nukleus. Pada tumbuhan komposisinya adalah ribosom, lisosom, retikum, endoplasme, mitokondoria, badan golgi, Kloropas, vakuola, Mikrotubulus, Mikrofilamen, peroksisom.

Fungsi: Menduung aktivitas sel, agar berfungsi dengan baik.

Penjelasan komposisi dari organel-organel sel secara lengkap:

1. Ribosom

Organel sel tumbuhan, dengan kandungan protein 40%, Asam, Ribonukleat. Ada dua ribosom, pertama terikat dan bebas. Yang terikat umumnya menjadi satu dengan retikulum endoplasma.

Fungsi: Tempat terjadinya sintesis protein

2. Retikulum endoplasma (RE)

Organ sel bebentuk labirin yang ada pada RE. Ada dua jenis, RE Kasar dan halus. RE kasar permukaan ditempeli debu dan butiran Ribosom. RE halus tidak.

Fungsi: Jalur penghubung Nukleus dan Sitoplasma

3. Mitokondria

Organ sel dengan bentuk lonjong. Dia memiliki dua bagian; membran luar dan dalam. Terdapat celah kecil di antara keduanya, celah tersebut disebut dengan intermembran space.

Fungsi: Penghasil energi. Pada tumbuhan fungsinya mengubah oksigen dan gula jadi karbon monoksida.

4. Badan golgi (Aparatus Golgi atau Diktiosom)

Adalah organel sel dengan bentuk kantung tipis, berlapis-lapis. Mirip dengan retikulum endoplasma, bedanya adalah kantung pada membran.

Fungsi: alat sekresi pada sel. Dan sebagai pemicu proses perubahan enzim tidak aktif menmjadi aktif. Dia juga menjadi media penyimpanan sekunder protein dan zat lainnya.

5. Kloroplas (Plastisida)

Adalah organel sel pada sel tumbuhan. bentuknya bulat dan lonjong dengan warna dominan hijau. Ada tiga bentuk yang populer; seperti kacang hijauh, pipih, atau bulat seperti telur.

6. Vakuola (Rongga Sel)

Organel terbesar pada sel tumbuhan. Bentuknya seperti karung dengan cairan di dalamnya. Kandungannya senyawa organik, dan non organik. Ada lapisan membran dengan nama tonoplas.

Fungsi: Media penyimpanan zat makan. Mulai protein sampai gula, ada juga pigmen daun, buah daun. Fungsi lainnya adalah mengatur tekananb dalam sel, mentsabilkan nilai PH dan mengisolasi zat sisa metabolisme sel.

7. Mikrotubulus

Organel berbentuk tabung panjang tidak bercabang. Mengandung molekul protein yang tersusun melingkar seperti pegas dan membentuk tabung panjang dengan ronga. Sifatnya kaku, dia tidak berubah.

Fungsi: Media transportasi zat. Serta menjaga tekanan dalam sel, dan membantu replikasi Kromosom.

8. Mikrofilamen

Organel sel masuk dalam kategori Sitoskeleton. Memiliki bentauk menyerupai rongga memanjang dan padat. Tersusun atas benang, dari kumpulan moleluk protein dan aktin. Biasanya ada di dekat membran.

Fungsi: Keranga untuk mempertahankan bentuk, supaya tidak berubah.

9. Peroksisom (Badan Mikro)

Organel sel kecil dengan lapisan membran tunggal. Dia berinteraksi dengan retikulum endoplasma dan memiliki kandungan enzim. Setidaknya ada 40 enzim dengan lapisan membran ganda.

Fungsi: Mengurai Hidrogen Peroksida lewat proses terapan. Selain itu, ia memiliki fungsi mengubah racun menjadi air dan oksigen. Dan asam lemak menjadi zat gula.

10. Inklusi Sitoplasma

Zat dengan ukuran kecil yang ada di sitoplasma. Tidak akan larut dalam sitoplasma, ada banyak zat inklusi, diantaranya adalah Kalsium Okslata, Silikon dioksida, granul. Dia tersusun dari butiran lipid, campuran lemak dan protein.

Fungsi: Memiliki banyak fungsi sesuai jenis dan karakternya. Granul sebagai penyimpanan amilum, Glikogen, Polihidroksiburat.

C. Membran Sel atau Dinding  Sel

Lapisan terluar. Dia melapisi badan sel, tersusun dari fospolipoid dan protein. Dia memiliki sifat selektif permeabel. Membran hanya bias dilalui oleh zat atau ion tertentu saja. Zat yang bisa melaluinya adalah Asam amino, Glukosa, Gliserol.

Fungsi:

Melindungi bagian dalam sel sekaligus jadi pembatas dari lingkungan luar sel. Dengan adanya selektif permeabel, dia juga menjadi pintu yang mengatur keluar masuknya zat ke dalam sel.

Perbedaan Sel Tumbuhan dan Hewan

 

Karena perbedaan aktvitas yang dikerjakan, maka sel tumbuhan dan hewan memiliki perbedaan. Tumbuhan menghasilkan makanan melalui fotosintesis, makanya ada sel kloroplas dalam tumbuhan.

Sedangkan hewan tidak melakukan proses fotosintesis untuk menghasilkan makanan. Makanya berbeda. Di bawah ini tabel yang bisa kamu cek untuk mencari perbedaan di antara keduanya.

 

Kupas tuntas tentang perbedaan sel hewan dan tumbuhan di artikel sebelumnya yaitu 7 Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan Beserta Fungsinya

Itulah perbedaan sel tumbuhan dan binatang serta fungsinya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda semua dan bisa dijadikan rujukan yang berarti. Sampai jumpa pada kesempatan yang akan datang. Salam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *